Ternate – Mengukuhkan komitmen dalam menjaga persatuan umat, jajaran pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Maluku Utara turut serta dalam agenda penting penetapan awal bulan Sawal. Pada Kamis, 19 Maret 2026, LDII hadir di dua titik strategis pemantauan hilal di wilayah Maluku Utara.
Kehadiran di Halmahera Barat
Di Kabupaten Halmahera Barat, Ketua DPW LDII Provinsi Maluku Utara, H. Nurhadi memenuhi undangan Kanwil Kemenag Malut untuk memantau hilal di Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas instansi yang dihadiri oleh Wakabid Bimas Islam Kemenag Malut, Tim Rukyatul Hilal Provinsi, serta Ketua MUI Halmahera Barat. Meski hasil pengamatan menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, acara ditutup dengan hangat lewat penyerahan laporan kegiatan kepada pihak Kemenag.
Aksi Nyata di Kota Ternate
Tak ketinggalan, semangat yang sama juga terlihat di Kota Ternate. Ketua DPD LDII Kota Ternate, H. Erwin Umasugi, memimpin langsung jajaran pengurus untuk melakukan pemantauan di Kelurahan Afetaduma.
Kehadiran tokoh-tokoh LDII di lokasi yang dikenal dengan pemandangan lautnya yang luas ini menjadi bukti keseriusan organisasi dalam mengawal penentuan hari besar Islam. Senada dengan hasil di Halbar, tim di Afetaduma juga melaporkan bahwa posisi hilal masih berada di bawah kriteria visibilitas yang ditetapkan.
Menunggu Keputusan Pusat
Melalui partisipasi aktif di Halbar dan Ternate ini, LDII menunjukkan perannya sebagai organisasi yang mengedepankan sinergi dengan pemerintah dan ulama. Seluruh warga LDII diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi Sidang Isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia dengan semangat kekeluargaan


