TERNATE, MALUKU UTARA — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara, Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd., mengajak umat Islam untuk terus memakmurkan masjid, memperkuat pembinaan generasi muda, serta membangun persatuan melalui semangat ukhuwah Islamiyah.
Pesan tersebut disampaikan Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd. saat memberikan tausiyah dalam Pengajian Umum DPW LDII Provinsi Maluku Utara, Minggu, 13 September 2026. Pengajian tersebut diikuti oleh jajaran pengurus dan warga LDII dari tingkat DPD dan PC se-Provinsi Maluku Utara. Kegiatan berlangsung secara hybrid, dengan sebagian jamaah mengikuti secara langsung di lokasi pengajian, sementara peserta dari berbagai DPD dan PC di daerah mengikuti tausiyah melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan studio mini masing-masing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pemaknaan ayat Al-Qur’an mengenai infak fisabilillah yang disampaikan oleh Ustaz Muathok.
Setelah itu, Ketua DPW LDII Provinsi Maluku Utara, Nurhadi, menyampaikan sambutan kepada seluruh jamaah yang mengikuti pengajian.
Dalam sambutannya, Nurhadi menjelaskan bahwa pengajian tingkat DPW merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali pada minggu kedua. Pada kesempatan tersebut, DPW LDII Maluku Utara menghadirkan Ketua Umum MUI Provinsi Maluku Utara untuk memberikan tausiyah kepada warga LDII.
“Pengajian di tingkat DPW ini merupakan pengajian rutin setiap satu bulan sekali, yaitu pada minggu kedua. Kali ini kami mengundang Bapak Ketua MUI untuk mengisi tausiyah kepada warga kami,” ujar Nurhadi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan secara hybrid dilakukan agar seluruh jajaran LDII, mulai dari tingkat DPD hingga PC se-Maluku Utara, dapat mengikuti kegiatan secara bersamaan meskipun berada di daerah yang berbeda. Sebagian jamaah mengikuti secara langsung di masjid, sementara peserta dari daerah lain mengikuti melalui Zoom Meeting di studio mini masing-masing.
Nurhadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd. yang telah meluangkan waktu untuk memberikan tausiyah kepada warga LDII.
Ia berpesan kepada seluruh jamaah agar mengikuti pengajian dengan penuh khidmat sehingga ilmu dan nasihat yang disampaikan dapat dipahami serta memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Tekankan Ketakwaan dan Pentingnya Memakmurkan Masjid
Dalam tausiyahnya, Dr. Samlan Hi. Ahmad, M.Pd. mengingatkan jamaah tentang pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS Ali ‘Imran ayat 102 yang memerintahkan orang-orang beriman untuk bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa.
Menurutnya, ketakwaan harus diwujudkan melalui ketaatan dan konsistensi dalam menjalankan perintah Allah SWT, termasuk menjaga salat.
Dr. Samlan mengajak jamaah untuk tidak meninggalkan salat dan bersama-sama memakmurkan masjid.
“Jangan sampai masjid tidak ada orang. Mari kita ramaikan masjid dengan salat,” pesannya.
Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta tempat memperkuat persaudaraan sesama muslim.
Seimbangkan Ibadah dan Ikhtiar Mencari Rezeki
Selain mengingatkan tentang salat, Dr. Samlan juga mengajak umat Islam untuk tetap bersungguh-sungguh dalam mencari rezeki setelah menunaikan kewajiban ibadah.
Ia mengingatkan pesan Allah SWT dalam QS Al-Jumu’ah ayat 10, yang memerintahkan umat Islam untuk bertebaran di muka bumi dan mencari karunia Allah setelah salat ditunaikan.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa kehidupan seorang muslim harus berjalan secara seimbang. Ibadah kepada Allah tetap menjadi kewajiban utama, sementara bekerja dan berusaha mencari rezeki yang halal juga merupakan bagian dari ikhtiar kehidupan.
Dengan demikian, umat Islam diharapkan tidak hanya memiliki kesalehan secara spiritual, tetapi juga memiliki semangat untuk bekerja, berusaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dorong Pembinaan Generasi Muda
Dalam tausiyahnya, Ketua Umum MUI Maluku Utara tersebut juga memberikan perhatian terhadap pentingnya pembinaan generasi muda.
Ia mengajak para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk membimbing anak-anak agar memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an dan hadis.
Menurutnya, pembinaan generasi harus dilakukan sejak dini agar anak-anak memiliki fondasi agama yang kuat dan mampu meneruskan nilai-nilai Islam di masa mendatang.
“Anak-anak perlu dibimbing untuk belajar Al-Qur’an dan hadis agar umat Islam semakin berkembang dan tetap terjaga sampai yaumil qiyamah,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menuntut ilmu agama merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim. Karena itu, umat Islam perlu terus belajar dan meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama.
Teladani Semangat Infak Fisabilillah
Materi mengenai infak fisabilillah yang menjadi bagian awal kegiatan juga mendapat perhatian dalam tausiyah Dr. Samlan.
Ia mengajak jamaah untuk menumbuhkan semangat berbagi dan menginfakkan sebagian harta di jalan Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, ia mencontohkan Nabi Muhammad SAW yang memiliki keteladanan dalam menggunakan dan menginfakkan harta untuk kepentingan di jalan Allah hingga akhir hayatnya.
Menurutnya, semangat infak dan kepedulian sosial perlu terus ditanamkan dalam kehidupan umat Islam karena dapat memberikan manfaat yang luas bagi kepentingan umat dan masyarakat.
Ajak Umat Islam Bersatu
Pesan lain yang menjadi perhatian dalam tausiyah tersebut adalah pentingnya persatuan umat Islam.
Dr. Samlan mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai salah satu sarana memperkuat ukhuwah dan menyatukan langkah dalam kebaikan.
“Satukan langkah lewat masjid. Jangan kita terpisah-pisah, baik antara ormas satu dengan yang lain,” pesannya.
Ia menekankan bahwa keberadaan organisasi masyarakat Islam seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan organisasi dapat menjadi bagian dari dinamika umat selama tetap berada dalam semangat persaudaraan dan persatuan.
Menurutnya, umat Islam perlu membangun kebersamaan dengan berpedoman pada Al-Qur’an dan sunah.
Berpegang Teguh pada Al-Qur’an dan Sunah
Pada bagian akhir tausiyah, Dr. Samlan juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga umat dan generasi agar tetap berada dalam tuntunan agama. Menurutnya, keberlangsungan umat Islam sangat bergantung pada kesungguhan dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an serta sunah.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jamaah agar pembinaan keagamaan tidak berhenti pada kegiatan pengajian, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah, keluarga, pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Pengajian Umum DPW LDII Provinsi Maluku Utara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pembina DPW LDII Maluku Utara, Syarif Hidayat.
Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai penutup seluruh rangkaian pengajian.
Melalui kegiatan tersebut, DPW LDII Maluku Utara berharap pengajian rutin dapat terus menjadi wadah pembinaan keagamaan, memperkuat silaturahmi antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial melalui semangat infak, serta mendorong terwujudnya generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang kuat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Maluku Utara.


